Galeri Foto Kegiatan

KPU Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan Munggahan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M

KPU Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan Munggahan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Kamis (12/2/2026) di Aula Pangeran Walangsungsang. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, refleksi, sekaligus penguatan komitmen menjelang Ramadhan. Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin secara pribadi maupun kedinasan. Ia menegaskan bahwa munggahan sebagai tradisi Sunda juga menjadi momentum mendoakan para leluhur dan sahabat yang telah mendahului. Lebih dari itu, munggahan adalah ruang saling memaafkan, membersihkan hati, dan mempererat silaturahmi sebagai keluarga besar KPU Kabupaten Cirebon. Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Masyhuri Abdul Wahid, mengajak seluruh jajaran untuk mensyukuri kesehatan dan kesempatan bertemu bulan Ramadhan, seraya mengenang almarhum Suhartono. Ia menekankan bahwa meski jam kerja di bulan puasa lebih singkat, target kinerja tidak berkurang. Karena itu: 1. Prioritaskan pekerjaan strategis 2. Jangan jadikan puasa sebagai alasan menurunkan produktivitas. 3. Manfaatkan bulan Ramadhan untuk meningkatkan kapasitas diri melalui pendalaman regulasi, SOP, dan literasi kepemiluan. 4. Bulan Ramadan harus menjadi momentum menjaga ritme kerja sekaligus memperkuat integritas. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Apendi, mengingatkan bahwa sehat tidak hanya fisik, tetapi juga sosial, finansial, spiritual, dan seksual (relasi kasih saying). Ia mengilustrasikan nilai diri seperti selembar uang—meski dilipat dan diremas, nilainya tetap ada. Begitu pula setiap pegawai: integritas, pengetahuan, keterampilan ( _hard skill, soft skill, life skill_ ), dan terutama _attitude_ adalah fondasi utama profesionalisme. Puasa, dalam perspektif teologi dan organisasi, melatih ketakwaan, pengendalian diri, kejujuran, serta penguatan budaya kerja. Sementara itu, Sekretaris KPU Kabupaten Cirebon, Andartua Sinaga, menyampaikan bahwa munggahan adalah tradisi positif yang esensinya terletak pada kebersamaan, bukan kemewahan. Kesederhanaan justru memperkuat makna silaturahmi dan rasa syukur dalam menyambut bulan penuh keberkahan.  

KPU Kabupaten Cirebon melaksanakan Sosialisasi Penanganan Benturan Kepentingan

Sebagai upaya untuk terus menanamkan sikap profesional dalam bekerja guna mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari korupsi, kolusi, nepotisme dan benturan kepentingan, KPU Kabupaten Cirebon melaksanakan Sosialisasi Penanganan Benturan Kepentingan kepada seluruh pimpinan dan pegawai bertempat di Aula KPU Kabupaten Cirebon, Senin (9/2/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid tersebut dihadiri Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Cirebon, Sekretaris, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, Staf Pelaksana serta PPPK. Dalam arahannya, seluruh pimpinan KPU Kabupaten Cirebon menekankan pentingnya menjaga integritas, tidak diskriminatif dalam menjalankan wewenang dan kewajiban sebagai penyelenggara negara, serta mendorong untuk menciptakan budaya kerja yang tidak toleran terhadap benturan kepentingan. Pada sesi terakhir, seluruh pimpinan dan pegawai KPU Kabupaten Cirebon Bersama-sama menandatangani Surat Pernyataan Bebas Benturan Kepentingan sebagai pernyataan sikap untuk menjaga agar segala bentuk benturan kepentingan tidak terjadi terkait dengan jabatan yang diemban.  

KPU Kabupaten Cirebon melaksanakan apel pagi rutin

KPU Kabupaten Cirebon melaksanakan apel pagi rutin di lobi kantor, Senin (9/2/2026), yang diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat. Bertindak sebagai pembina apel, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Apendi, SE., sekaligus menyampaikan amanat. Ia menyampaikan kisah inspiratif Thomas Alva Edison semasa kecil. Diceritakan bahwa Thomas memiliki keterbelakangan mental dan dinilai tidak mampu mengikuti proses belajar di sekolah. Sebuah surat dari pihak sekolah disampaikan kepada ibunya, berisi penilaian yang secara faktual sangat berat bagi seorang anak. Namun, sang ibu memilih cara yang berbeda. Dengan penuh kasih dan keyakinan, isi surat tersebut dimaknai secara positif dan disampaikan kepada Thomas sebagai dorongan, bukan vonis. Melalui komunikasi yang menguatkan, sang ibu menanamkan rasa percaya diri dan harapan, hingga Thomas tumbuh tanpa merasa dibatasi oleh label yang melekat padanya. Kisah ini mengajarkan bahwa sebuah peristiwa pada dasarnya bersifat netral. Nilainya ditentukan oleh bagaimana kita memaknainya. Perspektif yang tepat dan komunikasi yang baik mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan. Lebih jauh, kita diingatkan akan peran seorang ibu sebagai pendidik pertama, sumber doa, dan penopang utama dalam perjalanan hidup seorang anak. Nilai tersebut kemudian ditarik ke dalam konteks organisasi. Di lingkungan KPU Kabupaten Cirebon, setiap insan, pada posisi dan perannya masing-masing, adalah pemimpin. Pemimpin yang bertanggung jawab, tidak menghindari persoalan, berani menghadapi tantangan, serta hadir membawa solusi. Keberhasilan tidak hadir secara instan. Ia tumbuh melalui proses, komunikasi yang sehat, kolaborasi yang kuat, dan persatuan.

KPU Kabupaten Cirebon menghadiri Dialog Demokrasi bertajuk "Pilkada di Tangan Legislatif: Kedaulatan Rakyat atau Arisan Elit

Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, bersama Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Khairil Ridwan, menghadiri Dialog Demokrasi bertajuk "Pilkada di Tangan Legislatif: Kedaulatan Rakyat atau Arisan Elit" pada Minggu (8/2/2026) di Bento Cafe. Acara ini merupakan rangkaian perayaan Dies Natalis HMI ke-79 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cirebon. Kegiatan dibuka dengan sambutan sekaligus keynote speech dari dr. Asad, Sp.THT-KL. Diskusi panel tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari keterwakilan partai politik, di antaranya Lukman Hidayat dan Yoga Setiawan (PDI-P), Husni (PKB), serta Aji Dede (NasDem). Turut hadir sebagai peserta yakni pengurus, kader, dan perwakilan komisariat HMI se-Cabang Cirebon. dr. Asad menyampaikan, baik itu pemilihan DPRD secara tidak langsung maupun langsung yang terpenting adalah bagaimana mewujudkan kehidupan yang demokratis secara jujur dan adil. Dalam kesempatan tersebut, Esya Karnia Puspawati menegaskan posisi KPU sebagai penyelenggara pemilu yang tegak lurus pada regulasi. "KPU selaku penyelenggara teknis siap melaksanakan keputusan apa pun yang ditetapkan undang-undang, baik mekanisme Pilkada langsung maupun tidak langsung," pungkasnya. Acara kemudian diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab.  

KPU Kabupaten Cirebon hadir sebagai narasumber dalam kegiatan UPGRADING dan RAKER (Rapat Kerja) Ormawa FAI UMC dengan tema Menyelami Peran Diri, Menata Kapasitas, dan Menumbuhkan Kesadaran Be

Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Cirebon, Khairil Ridwan, S.H., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan UPGRADING & RAKER (Rapat Kerja) Ormawa FAI UMC dengan tema “Menyelami Peran Diri, Menata Kapasitas, dan Menumbuhkan Kesadaran Berorganisasi”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Ballroom FKIP Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Cirebon, dan diikuti oleh pengurus serta anggota Ormawa FAI UMC. Acara dibuka langsung oleh Dekan FAI UMC, Assoc. Prof. Dr. Aip Syarifudin, M.Pd.I, yang sekaligus menyampaikan keynote speech sebagai penguat semangat berorganisasi. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Sri Maryati, M.A. dengan tema From Self-Understanding to Organizational Responsibility, yang menegaskan bahwa pemahaman diri menjadi fondasi utama untuk bertindak secara sadar dan bertanggung jawab dalam organisasi. Selanjutnya, Khairil Ridwan, S.H. menyampaikan materi “Sejarah Pergerakan dan Tantangan di Masa Depan”, yang mengajak mahasiswa memahami peran strategisnya bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sosial, masyarakat, bangsa, dan negara. Melalui kegiatan ini, para pengurus Ormawa FAI diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri, memperkuat tanggung jawab organisasi, serta berperan sebagai navigator yang menentukan arah dan visi, sekaligus engine yang menggerakkan roda organisasi agar berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan. Terus bergerak, berproses, dan berkontribusi!

KPU Kabupaten Cirebon menghadiri kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2026/2027 di SMPN 1 Astanajapura

Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kabupaten Cirebon, Masyhuri Abdul Wahid, S.Sos., menghadiri kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2026/2027 di SMPN 1 Astanajapura, pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Lapangan Upacara SMPN 1 Astanajapura. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMPN 1 Astanajapura, Romlah, M.Pd., mengajak seluruh siswa untuk mengikuti sosialisasi dan proses pemilihan dengan sungguh-sungguh, tertib, dan penuh tanggung jawab, sebagai bentuk latihan memilih pemimpin yang baik. Dalam arahannya, Masyhuri Abdul Wahid mengajak para siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas dengan menekankan pentingnya melihat rekam jejak, visi, misi, dan program kerja calon pemimpin. Ia juga mengingatkan bahwa Pemimpin yg berkualitas lahir dari pemilih yang cerdas. Hari ini para siswa sedang belajar langsung dan mempraktekkan demokrasi yang sesungguhnya. Kelak, 2029 nanti sebagian besar siswa sudah memiliki hak pilih dalam Pemilu. Tak hanya itu, para siswa yang menjadi panitia pemilihan juga diingatkan pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemilu, seperti jujur, adil, profesional, terbuka, tertib dan akuntabel, sebagai nilai yang harus dijunjung tinggi dalam setiap proses demokrasi. Mari sukseskan Pemilihan OSIS! Gunakan hak pilihmu dengan bijak, karena dari sekolah inilah calon pemimpin masa depan dilahirkan.