Berita Terkini

Keterbukaan Informasi, Dari Publik untuk Pelayanan yang Lebih Baik

CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon menggelar Forum Konsultasi Publik bertema “Standar Layanan Informasi Publik PPID” pada Senin (5/10/2026), bertempat di Aula Pangeran Walangsungsang KPU Kabupaten Cirebon. Forum ini menjadi ruang dialog antara KPU dan para pemangku kepentingan untuk mendengar langsung saran, kritik, serta masukan masyarakat dalam menyempurnakan layanan informasi publik agar semakin mudah diakses, transparan, responsif, dan sesuai kebutuhan publik. Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari pelayanan publik sekaligus wujud komitmen terhadap kedaulatan rakyat, good governance, dan partisipasi masyarakat yang bermakna. Beragam masukan turut disampaikan oleh Komisi Informasi Daerah Kab. Cirebon, Bawaslu Kab. Cirebon, Badan Kesbangpol Kab. Cirebon, Diskominfo Kab. Cirebon, Dinas Pendidikan Kab.Cirebon, Perguruan Tnggi, JPPR, serta pemangku kepentingan lainnya. Mulai dari penguatan kapasitas petugas PPID, kejelasan kanal dan standar layanan, pembaruan informasi secara konsisten, perlindungan data pribadi, hingga penguatan konten edukasi kepemiluan di ruang digital. Menariknya, forum juga mendorong kolaborasi dengan mahasiswa dan generasi muda, pemanfaatan infografis dan video pendek, penyajian data kepemiluan yang mudah dipahami, serta mekanisme feedback masyarakat sebagai bahan evaluasi layanan. KPU Kabupaten Cirebon berkomitmen menjadikan setiap masukan sebagai energi untuk terus berbenah.

Perkuat Kemitraan Strategis, KPU Kabupaten Cirebon dan Badan Kesbangpol Kabupaten Cirebon Bersinergi

CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon melaksanakan kunjungan silaturahmi dan audiensi sekaligus diskusi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cirebon, Senin (5/10/2026), bertempat di Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Cirebon. Pertemuan ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam membangun kemitraan strategis, khususnya pada pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang berkelanjutan. Berbagai agenda strategis turut dibahas, mulai dari persiapan dana cadangan pembiayaan tahapan Pemilu/Pilkada 2029, keberlanjutan hibah pakai tanah dan bangunan Kantor KPU Kabupaten Cirebon, hingga rencana sinergi program pendidikan politik dan kepemiluan Tahun 2027. Tak hanya itu, diskusi juga membuka ruang kolaborasi untuk menghadirkan kegiatan yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk penguatan literasi kepemiluan serta diskusi mengenai e-voting sebagai salah satu isu teknologi dalam penyelenggaraan pemilu. Sebagai langkah konkret, Badan Kesbangpol Kabupaten Cirebon akan membantu mengomunikasikan sejumlah agenda strategis dengan perangkat daerah terkait, termasuk BKAD dan TAPD, khususnya terkait perencanaan dana cadangan serta pembahasan status hibah pakai tanah dan bangunan KPU Kabupaten Cirebon. Sementara itu, KPU Kabupaten Cirebon dan Badan Kesbangpol akan melanjutkan koordinasi teknis terkait rencana kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Tahun 2027, termasuk penyusunan konsep, sasaran peserta, serta peluang kolaborasi pendidikan politik dan kepemiluan.  

Semangat Perjuangan, Semangat Pengabdian

CIREBON - Perjuangan Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh pada FIFA ASEAN CUP 2026 mengingatkan kita bahwa membawa nama Indonesia bukan sekadar tentang hasil akhir, tetapi tentang keberanian berjuang, menjaga disiplin, dan memberikan yang terbaik hingga akhir. Semangat itulah yang juga perlu hadir dalam setiap pengabdian kepada negara. Mengawali pekan, KPU Kabupaten Cirebon melaksanakan Apel Pagi Rutin, Senin (5/10/2026), di lingkungan Kantor KPU Kabupaten Cirebon. Apel diikuti Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Cirebon, Sekretaris, para Kepala Subbagian, serta seluruh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Cirebon. Bertindak sebagai Pembina Apel, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Cirebon, Khairil Ridwan, mengajak seluruh jajaran untuk terus melakukan evaluasi, menjaga motivasi, serta disiplin dalam menerapkan prosedur pada setiap pelaksanaan tugas. Dalam amanatnya, Khairil menekankan bahwa nasionalisme bagi ASN bukan hanya diwujudkan melalui rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia, tetapi juga melalui integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, dan keteguhan dalam menjalankan amanah peraturan perundang-undangan. Seperti para pemain yang berjuang membawa nama Indonesia di lapangan, setiap ASN juga memiliki medan pengabdian masing-masing. Ada tanggung jawab yang harus ditunaikan, ada aturan yang harus dijaga, dan ada masyarakat yang harus dilayani. Di KPU Kabupaten Cirebon, amanah itu hadir melalui tugas menjaga proses demokrasi serta melayani hak politik lebih dari dua juta masyarakat Kabupaten Cirebon. Karena pada akhirnya, nasionalisme bukan hanya tentang bagaimana kita mencintai Indonesia, tetapi bagaimana kita memilih untuk mengabdi kepadanya. Teguhkan semangat. Jaga integritas. Disiplin dalam bekerja. Dan terus hadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.  

Perkuat Pemahaman Verifikasi Partai Politik, KPU Kabupaten Cirebon Tekankan Pentingnya Persiapan Sejak Dini

CIREBON - Kesiapan menghadapi tahapan kepemiluan tidak dibangun dalam satu hari. Data yang akurat, administrasi yang tertib, serta pemahaman terhadap regulasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan setiap tahapan pemilu. Pesan tersebut disampaikan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kabupaten Cirebon, Apendi, S.E., saat menjadi narasumber pada kegiatan Bimtek Verpol & Program GO Jabar DPW Partai Perindo, Sabtu (3/10/2026), bertempat di GOR Kiwangsadipa, Blok Kadiwangsan, Desa Kebarepan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Dalam paparannya, Apendi menjelaskan berbagai hal terkait tahapan, persyaratan, dan persiapan verifikasi partai politik, sekaligus mengingatkan pentingnya memahami peran masing-masing unsur dalam ekosistem pemilu, yakni penyelenggara, peserta, dan pemilih. Apendi menekankan pentingnya pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan, meliputi kepengurusan, keanggotaan, domisili kantor, serta kelengkapan dokumen pendukung. Data keanggotaan juga perlu terus dipelihara agar terhindar dari data yang tidak memenuhi syarat maupun data ganda. Tak kalah penting, pemahaman terhadap karakteristik pemilih dan daerah pemilihan (dapil) juga menjadi bagian dari informasi kepemiluan yang perlu dicermati. Data pemilih Kabupaten Cirebon yang mencapai sekitar 1,84 juta pemilih menjadi salah satu gambaran penting mengenai karakteristik masyarakat dan pemilih di daerah. Sementara itu, Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Cirebon Landi Maulidin, S.T., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kesiapan organisasi, termasuk pendataan dan pemutakhiran KTA serta pemahaman mengenai persiapan verifikasi partai politik. Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok, M.Si., juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi secara berkelanjutan, penguatan struktur hingga tingkat desa/kelurahan, serta koordinasi dan asistensi dalam mempersiapkan kebutuhan administrasi. Melalui forum edukasi dan sosialisasi seperti ini, pemahaman mengenai tahapan kepemiluan diharapkan semakin baik sehingga seluruh pihak dapat mempersiapkan diri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

7 (tujuh) CPNS KPU Kabupaten Cirebon Resmi Menjadi PNS, Siap Mengemban Amanah dan Mengabdi untuk Demokrasi

CIREBON - Sebanyak tujuh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sekretariat KPU Kabupaten Cirebon mengikuti Pelantikan dan Pengucapan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Kamis (1/10/2026). Pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal KPU RI, Suryadi, dan dilaksanakan secara hybrid. Prosesi berlangsung dari Gedung KPU RI serta diikuti oleh jajaran Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia. Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan para CPNS untuk resmi mengemban amanah sebagai Pegawai Negeri Sipil, sekaligus meneguhkan komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan KPU. Dalam sambutannya, Ketua KPU RI, Muhammad Afifuddin, mengingatkan bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam membangun organisasi. Ia mengibaratkan keberadaan setiap pegawai seperti satu batu bata dalam sebuah bangunan rumah. Setiap bata memiliki posisi dan fungsi masing-masing. Ketika satu bagian tidak terisi, maka bangunan tersebut tidak akan berdiri secara utuh. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap pegawai, sekecil apa pun perannya, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kekuatan organisasi. Karena itu, pengabdian sebagai ASN tidak hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang menjaga integritas, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan memberikan kontribusi nyata bagi kelembagaan. Pelantikan ini menjadi awal dari perjalanan pengabdian sebagai bagian dari keluarga besar KPU, dengan semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung demokrasi dan kepemiluan di Indonesia. Turut hadir menyaksikan pelantikan, Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Cirebon, Sekretaris dan jajaran pejabat manajerial dan fungsional beserta staf sekretariat.

Bedah Buku Tata Kelola Pemilu: Dari Gagasan Menuju Demokrasi Berkualitas

CIREBON - Bagaimana mewujudkan pemilu yang transparan, akuntabel, dan semakin berkualitas. Pertanyaan tersebut menjadi salah satu benang merah dalam Bedah Buku “Tata Kelola Pemilu (Tata Kelola Daerah Pemilihan, Tata Kelola Pencalonan dan Pemungutan Suara)” yang diselenggarakan KPU Kabupaten Cirebon bersama Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Kamis (1/10/2026), di Ballroom FKIP Lantai 3 UMC secara hybrid. Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, SH., menegaskan bahwa pemilu berintegritas tidak hanya dibangun di bilik suara, tetapi juga melalui kedalaman gagasan, kajian ilmiah, dan literasi masyarakat. Buku karya Dr. George Towar Iqbal Tawakal, S.IP., M.Si. menjadi ruang refleksi bersama untuk membahas tiga isu penting: daerah pemilihan, pencalonan, serta pemungutan suara. Dalam konteks Kabupaten Cirebon yang memiliki 40 kecamatan dan 424 desa/kelurahan, tata kelola pemilu membutuhkan pengelolaan yang cermat, adaptif, dan berbasis data. Termasuk dalam pemutakhiran data pemilih serta pemetaan pemilih yang berada di luar negeri. Sementara itu, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Adi Saputro, S.H., menekankan bahwa keberhasilan pemilu tidak hanya ditentukan oleh partisipasi masyarakat di TPS, tetapi juga oleh kualitas tata kelola yang transparan, akuntabel, dan adaptif. Ia menyoroti pentingnya penataan dapil, keterbukaan informasi mengenai calon, akurasi dan transparansi pemungutan serta penghitungan suara, pemanfaatan teknologi informasi, hingga dokumentasi yang baik dalam menghadapi kemungkinan perselisihan hasil pemilu. Dari lingkungan kampus, Wakil Rektor III UMC, Dr. Bagus Nurul Iman, M.Pd., turut mengingatkan pentingnya meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam proses demokrasi. Diskusi semakin hangat melalui sesi panel yang menghadirkan panelis: • H.R. Hasan Basori, S.E., M.Si., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon • Rochmat Hidayat, S.IP., M.M., Akademisi UMC • Apendi, S.E., Anggota KPU Kabupaten Cirebon Dipandu Ria Andriani, S.H., sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti peserta secara daring maupun luring berlangsung hangat dan penuh antusias.  

🔊 Putar Suara