Galeri Foto Kegiatan

Menjadi Tajam Melalui Filosofi Pensil

CIREBON - Pernahkah kita membayangkan sebuah pensil? Ia bisa digunakan untuk menulis atau menggambar hal indah, namun ia tak akan berguna jika ujungnya tumpul. Untuk menjadi tajam, ia harus rela disayat dan diraut. Pesan reflektif ini disampaikan oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Apendi pada Apel Rutin Senin Pagi (6/4/2026) di halaman Kantor KPU Kabupaten Cirebon. Ia mengajak seluruh jajaran untuk melihat diri sendiri seperti pensil yang sedang berproses. Sebagai penyelenggara di tingkat Kabupaten, kita dituntut untuk terus "mengasah" diri agar tetap relevan dan bermakna. Proses mengasah itu mungkin melelahkan, namun itulah syarat mutlak untuk meningkatkan kualitas kinerja kita melalui empat dimensi: Fisik yang Prima: Menjaga raga tetap sehat melalui pola hidup dan olahraga, karena etos kerja bermula dari tubuh yang bugar; Akal yang Terang: Memperkuat literasi dan pemahaman regulasi. Seperti penyusunan naskah ilmiah penataan Dapil yang tengah digarap, kerja kita harus berbasis data dan faktual, bukan fiksi; Jiwa yang Tenang: Menyeimbangkan hubungan vertikal dengan Tuhan dan horizontal dengan sesama. Jika jiwa sehat, tak akan ada lagi "ego sektoral" dalam lembaga kita; Mental yang Tangguh: Menghargai satu sama lain dan tetap kokoh meski berada di bawah tekanan tugas yang dinamis. Ia menutup amanat dengan sebuah pengingat tulus: "Torehkanlah sejarah yang baik. Tinggalkan jejak yang membuat orang merasa kehilangan saat kita pergi, bukan justru merasa lega." Apel pagi diikuti Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Cirebon beserta seluruh jajaran sekretariat.  

Lebih dari separuh pemilih Indonesia adalah anak muda

CIREBON - 53 persen bukan angka kecil. Itu adalah kekuatan terbesar dalam demokrasi kita — yang sayangnya, sering kali tidak menyadari betapa besarnya diri mereka sendiri. Dan pagi ini (6/4/2026), KPU Kabupaten Cirebon datang ke SMAN 1 Dukupuntang. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Masyhuri Abdul Wahid, menjadi pembina upacara. Ia mengajak ratusan siswa yang berbaris di hadapannya melihat sesuatu yang sering luput dari perhatian mereka — bahwa kehidupan sehari-hari mereka, dari kualitas sekolah hingga jalan yang mereka lewati tiap pagi, tidak terlepas dari keputusan politik. Dan keputusan politik lahir dari suara rakyat. Termasuk suara mereka. Karena di bilik suara, tidak ada perbedaan jabatan. Suara seorang siswa SMA di Dukupuntang nilainya persis sama dengan suara seorang menteri, seorang pengusaha, seorang tokoh yang namanya sudah dikenal se-Indonesia. Satu orang, satu suara, satu nilai yang setara. Yang membedakan hanya satu hal: apakah suara itu digunakan dengan sadar, atau dibiarkan berlalu begitu saja. Di penghujung amanat, Masyhuri meminta para siswa mengucapkan sesuatu bersama-sama. Kalimat sederhana yang kemudian menggema di lapangan upacara itu — "Kami adalah generasi penentu". Tidak ada yang tahu persis seperti apa Indonesia dua puluh tahun ke depan. Tapi satu hal sudah pasti — ia akan sangat bergantung pada keputusan yang dibuat oleh anak-anak yang hari ini masih belajar mengeja masa depan mereka sendiri.

Semangat Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-544 Teteg lan Tutug, Bersatu Membangun Cirebon Maju

KPU Kabupaten Cirebon menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Cirebon dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-544 Tahun 2026 pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di Ruang Abhimata Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Cirebon. Peringatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon tahun ini mengusung tema “Teteg lan Tutug”, yang mengandung makna keteguhan, konsistensi, dan komitmen dalam menuntaskan setiap amanah pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag. menyampaikan bahwa momentum 544 tahun perjalanan Kabupaten Cirebon menjadi pengingat penting untuk terus memperkuat sinergi, menjaga persatuan, serta memastikan pembangunan berjalan adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Sementara itu, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M. mengucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-544 dan berharap Cirebon terus menjadi daerah yang maju, berdaya saing, serta tetap menjaga nilai budaya dan kearifan lokal sebagai identitas daerah. KPU Kabupaten Cirebon yang diwakili Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Khairil Ridwan, SH. turut hadir sebagai bentuk dukungan dan sinergi dalam pembangunan daerah serta penguatan demokrasi di Kabupaten Cirebon. Momentum rapat paripurna ini juga ditandai dengan peluncuran salam khas masyarakat Cirebon “Kulo Nuwun… Mangga” sebagai simbol penghormatan, keramahan, dan perekat kebersamaan masyarakat Cirebon. Hari jadi bukan sekadar peringatan, tetapi refleksi perjalanan sejarah, budaya, dan kebersamaan untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Mari bersama menjaga persatuan, merawat budaya, dan membangun Kabupaten Cirebon yang maju, mandiri, dan sejahtera. Dirgahayu Kabupaten Cirebon ke-544! Teteg lan Tutug, Cirebon Maju dan Istimewa!

Awal April, KPU Kabupaten Cirebon tancap gas susun program kerja

CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon memulai bulan ini dengan penuh semangat melalui rapat internal strategis untuk menyusun program kerja April 2026. Bertempat di Aula Pangeran Walangsungsang, seluruh jajaran bersinergi baik secara tatap muka (luring) maupun dalam jaringan (daring) demi memastikan setiap langkah ke depan semakin terarah, efektif, dan berdampak. Momentum ini bukan sekadar pemutakhiran data pemilih, tapi wujud komitmen untuk: - Memperkuat koordinasi tim - Meningkatkan profesionalitas kerja - Menghadirkan kinerja yang transparan & akuntabel Dengan soliditas dan semangat kebersamaan, KPU Kabupaten Cirebon siap menghadirkan pelayanan kepemiluan yang semakin berkualitas!  

Pastikan Naskah Ilmiah Berkualitas, KPU Provinsi Jawa Barat Tekankan Aspek Pengalaman Empiris

CIREBON - KPU Provinsi Jawa Barat kembali menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Naskah Ilmiah Pengalaman Teknis Manajerial Pemilu dan Pemilihan 2024 secara daring dengan mengundang Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Surat Dinas KPU Republik Indonesia yang memerintahkan setiap KPU Kabupaten/Kota melaksanakan rangkaian kegiatan yang menjadi tupoksi Divisi Teknis Penyelenggaraan Tahun 2026, salah satunya yaitu pembuatan naskah ilmiah tentang Manajemen Teknis Kepemiluan. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi Jawa Barat Adie Saputro didampingi Kabag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum Sophia Kurniasari Purba dan Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Gemayel Paulus Aruan berkesempatan memberikan pemaparan secara lebih mendalam berkenaan teknis dan sistematika penyusunan naskah ilmiah, dan memastikan kesiapan serta progres naskah ilmiah yang tengah disusun KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Adapun tema naskah ilmiah untuk setiap KPU Kabupaten/Kota sebelumnya telah ditentukan oleh KPU Provinsi Jawa Barat yang dibuat berdasarkan pengalaman teknis manajerial Pemilu/Pemilihan. Dalam kesempatan tersebut, Adie juga mengingatkan kembali terkait kerangka waktu Penulisan Ilmiah Manajemen Teknis Kepemiluan yang harus diperhatikan KPU Kabupaten/Kota agar dapat diselesaikan tepat waktu. Adie juga berharap naskah ilimiah diharapkan dapat menjadi rekomendasi untuk perbaikan tahapan dan kebijakan regulasi perundang-undangan.

Rapat Pleno Terbuka PDPB Triwulan I 2026: Wujudkan Data Pemilih Akurat, Demokrasi Berkualitas

CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon telah melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 pada Rabu, 1 April 2026, bertempat di Aula Pangeran Walangsungsang KPU Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini menjadi langkah nyata kami dalam memastikan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan terpercaya sebagai fondasi demokrasi yang berkualitas. Berdasarkan hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026, KPU Kabupaten Cirebon mencatat total sebanyak 1.805.196 pemilih yang tersebar di 40 kecamatan dan 424 desa/kelurahan. Secara rinci, angka tersebut terdiri dari 908.614 pemilih laki-laki serta 896.582 pemilih perempuan. Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan kolaborasi, dalam pleno ini KPU Kabupaten Cirebon juga menerima saran perbaikan dari Bawaslu Kabupaten Cirebon terkait penyempurnaan data pemilih. Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, SH., menegaskan bahwa PDPB dilaksanakan sesuai regulasi dengan melibatkan berbagai pihak. Sinergi bersama Bawaslu, Disdukcapil, Dinas Sosial, TNI/Polri, partai politik, dan stakeholder terkait menjadi kunci utama memastikan data benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam pleno ini juga dibahas berbagai dinamika di lapangan, meliputi pencoretan data pemilih yang meninggal dunia dan pindah domisili, pencatatan pemilih baru, serta sinkronisasi data antar lembaga. Langkah antisipatif ini menjadi perhatian bersama guna mencegah terjadinya pemborosan logistik dan meminimalisir permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di masa depan. Kolaborasi lintas instansi dan edukasi masyarakat terkait pelaporan data kependudukan menjadi kunci utama dalam mewujudkan one data pemilih yang akurat dan berkelanjutan. Selain itu, KPU Kabupaten Cirebon juga terus mendorong sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan, termasuk melalui program KPU Goes to School dan kerja sama dengan berbagai lembaga agar kesadaran demokrasi masyarakat semakin meningkat. Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah hadir dan memberikan masukan konstruktif.