KPU Kabupaten Cirebon Gelar Sosialisasi Tahapan Pileg 2019

KEDAWUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon, menggelar sosisalisasi mekanisme pendaftaran dan verifikasi serta penetapan partai politik pada pemilihan legislatif (Pileg) yang kan berlangsung tahun 2019 mendatang.

Kegiatan ini berdasar kepada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 11/2017, dan diikuti puluhan kader dari masing-masing partai di Kabupaten Cirebon tersebut berlangsung di Hotel Aston, Senin (2/10).

Dalam sosialisasi yang juga memperkenalkan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), sebagai alat untuk mempermudah pengelolaan informasi dan data keanggotaan partai politik (Parpol) pada pelaksanaan Pileg tahun 2019 mendatang.

Kasubag Hukum KPU Kabupaten Cirebon, Sonang Maulidin Malik SH mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan agenda penting yang harus dilakukan, karena pihaknya harus menyamakan persepsi dengan seluruh parpol yang ada, agar tidak terjadi kesalah fahaman.

“Kegiatan ini menjadi bagian penting dari KPU dalam memberikan informasi dan pengetahuan khususnya kepada partai politik,” kata Sonang dalam sosialisasi tersebut.

Dikatakan Sonang, dengan diadakannya kegiatan ini pihaknya berharap bisa memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada partai politik tentang seluruh informasi yang di berikan oleh KPU.

Sementara itu, ketua KPU Saefudin Jazuli MSi dalam sambutannya menambahkan, kegiatan sosialisasi ini juga merupakan penyatuan visi antara KPU sebagai penyelenggara dengan partai politik yang dalam hal ini sebagai peserta agar pelaksanakan pemilihan mendatang bisa berjalan sukses.

Ia juga berharap agar tahapan demi tahapan dalam pileg nanti bisa berjalan sesuai dengan apa yang sudah dijawdalkan.

Komisioner divisi Hukum KPU Dr. Sopidi MA, dalam paparannya menjelaskan “mekanisme pendaftaran dilakukan dari tanggal 3-16 Oktober 2017, dan verifikasi faktual diberikan pusat kepada Kabupaten atau kota ketika ada persyaratan yang tidak memenuhi syarat (TMS) “.

Syarat melakukan pendaftaran ialah dengan menyerahkan KTA, KTP atau Suket (individu bukan kolektif) kepada KPU RI dan fotocopy bukti fisik nya pada KPU tingkat kota/kab, untuk kemudian di verifikasi faktual datanya lewat Sipol.

Barulah setelah itu KPU pusat akan menentukan hasil verifikasi tersebut dan menetapkan parpol yang lolos sebagai peserta PEMILU 2019, tambahnya.
(Rif)