KPU Kabupaten Cirebon Berkoordinasi dengan Kapolres Cirebon Terkait Persiapan Pengamanan Pilkada 2018

                Ketua KPU Kabupaten Cirebon Saefudin Jazuli, beserta jajarannya (Komisioner, Sekretaris, Kasubag), bertemu dengan Kapolres Kabupaten Cirebon AKBP Risto Samodra, SH,MH, di ruang kerjanya di Polres Sumber Kabupaten Cirebon Jl. Raden Dewi Sartika – Sumber, Rabu (12/7/2017). Audensi ini di maksudkan untuk berkoordinasi terkait persiapan menjelang Tahapan Pilkada Serentak terutama dalam hal pengamanan selama Tahapan Penyelenggaraan Pilkada 2018.

                Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Cirebon menyampaikan mengenai rangkaian Tahapan yang akan diselenggarakan pada Pilkada 2018.

                Sementara itu, Kapolres menyampaikan bahwa secara internal pihaknya sudah mengintruksikan kepada jajaran di bawahnya untuk bersiap-siap menjaga Pilkada Serentak 2018. Kapolres memandang bahwa menghadapi persiapan Pilkada itu perkara yang serius, maka dalam persiapannya harus benar-benar matang, dalam hal ini khususnya terkait pengamanan yang menjadi tanggung jawabnya. Hal itu bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif selama penyelenggaraan Pilkada. Di tambahkan oleh beliau, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penguatan lembaga yang dipimpinnya terkait dengan masalah pengamanan ini, salah satunya dengan melaksanakan latihan-latihan keamanan secara fisik, menyiapkan skenario keamanan untuk menjaga kondisifitas selama penyelenggaraan Pilkada, dan akan bersikap tegas kepada pihak-pihak yang di tengarai akan berbuat kekacauan terutama pihak yang berbasis massa.

Kapolres juga menyampaikan keinginannya kepada KPU Kabupaten Cirebon untuk bisa sharing  ilmu dan informasi kepada bawahan di jajarannya dengan mengadakan semacam audensi/bimtek terkait penyelenggaran Pilkada agar bisa menambah wawasan di jajarannya terkait proses penyelenggaraan Pilkada sehingga diharapkan masing-masing instansi/lembaga dapat bekerja sesuai tugas dan fungsinya.

Dalam pertemuan singkat tersebut masing-masing instansi sepakat untuk saling menjalin koordinasi dan melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan Pilkada Kabupaten Cirebon yang aman, tertib dan damai.

Kajian Regulasi UU Pilkada No. 10 Tahun 2016

Dalam Kajian Regulasi kali ini membahas 2 materi,yaitu :

  1. Pemilihan Lanjutan dan Susulan, tahapan ini menggambarkan apabila terjadi kondisi bencana, kerusuhan dan gangguan keamanan sehinnga diperlukan penetapan penundaan.
  2. Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pemilihan, sangat diperlukan untuk mendukung  kelancaran penyelenggaraan pemilu dan dapat dilakukan dalam bentuk pengawasan pada tahapan pemilihan, sosialisasi pemilihan , pendidikan politik bagi pemilih, survei dan jajak pendapat tentang pemilihan dan penghitungan cepat hasil pemilihan.

Kajian Regulasi Pilkada

KPU Kabupaten Cirebon melaksanakan Kajian Regulasi Pilkada ( UU No. 1 Tahun 2015, UU No. 8 Tahun 2015 dan UU No. 10 Tahun 2016 ) secara rutin yang dilaksanakan setiap hari senin dan kamis ( Pukul 09.00 WIB – 15.00 WIB, Mei 2017) dan diikuti oleh seluruh Komisioner dan Sekretariat KPU Kab. Cirebon, kegiatan rutin ini hanyalah salah satu cara dari beberapa cara untuk meningkatkan pengetahuan tentang Pemilukada yang akan dilaksanakan di Kabupaten Cirebon.

Rumah Pintar Pemilu Sarana Pendidikan Demokrasi Masyarakat

Belitung Timur, kpu.go.id– Sebagai salah satu Inovasi dalam peningkatan partisipasi masyarakat,  Komisi Pemilihan Umum (KPU)  melalui Rumah Pintar Pemilu (RPP) berupaya meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait Pemilihan Umum dan Demokrasi.

Dengan ada nya Rumah Pintar ini diharapkan bukan hanya Rumahnya saja yang pintar,  tapi pengetahuan masyarakat di Belitung Timur ini makin pintar dalam menggunakan hak pilihnya.

Hal tersebut diungkapkan anggota KPU RI Evi Novida Ginting Manik dalam peresmian Rumah Pintar Pemilu “Paun Demokrasi Laskar Pelangi”  Kabupaten Belitung Timur,  Rabu (17/5).

Menurutnya,  sebagai salah satu program nasional Rumah Pintar Pemilu menjadi harapan dalam mendongkrak tingkat partisipasi masyarakat,  mengingat tantangan kedepan KPU menghadapi pemilihan serentak 2019.

Tingkat partisipasi masyarakat yang diharapkan tidak hanya disaat waktu pemilihan saja,  tetapi pada tiap tahapan proses pemilu itu sendiri.

“ini tantangan KPU kedepan bagaimana menjadikan (Rumah Pintar Pemilu-red) sebagai sarana pendidikan kepada pemilih untuk meningkatkan keterlibatan pemilih di setiap proses tahapan Pemilu. ” ujar mantan divisi hukum dan pengawasan Provinsi Sumatera Utara itu.

Acara peresmian Rumah Pintar Pemilu dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkomida),  Kapolres Belitung Timur,  Sekretaris Daerah (Sekda) dengan ditandai pembukaan tirai oleh anggota KPU RI serta pengguntingan pita oleh sekda Belitung Timur.

Sumber : http://kpu.go.id/index.php/post/read/2017/6095/Rumah-Pintar-Pemilu-Sarana-Pendidikan-Demokrasi-Masyarakat

KPU GOES TO SCHOOL

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cirebon menggelar KPU Goes to School. Tujuannya untuk menyosialisasikan tentang pemilihan umum kepada pemilih pemula di beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon tersebut. Salah satunya di MAN 4 Cirebon (16/05/2017) di Kec. Pabuaran.