Berita Terkini

HARKITNAS 2026: Bangkit Bersama, Jaga Tunas Bangsa Demi Indonesia Berdaulat

CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) Ke-118 Tahun 2026 pada Rabu (20/05/2026) bertempat di Halaman Kantor KPU Kabupaten Cirebon. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, SH., dengan diikuti oleh Anggota, Sekretaris, serta seluruh staf Sekretariat KPU Kabupaten Cirebon. Dalam amanatnya, Ketua KPU Kabupaten Cirebon membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.” Tema ini menjadi pengingat bahwa generasi muda adalah fondasi masa depan Indonesia yang harus dijaga, dibina, dan dipersiapkan untuk menghadapi tantangan zaman, khususnya di era transformasi digital saat ini. Semangat Hari Kebangkitan Nasional mengajarkan bahwa kebangkitan bangsa dimulai dari persatuan, pendidikan, kesadaran, dan keberanian untuk terus maju menghadapi perubahan. Kita jadikan momentum HARKITNAS Ke-118 ini sebagai semangat bersama untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan literasi digital, serta menjaga tunas bangsa demi Indonesia yang berdaulat, maju, dan bermartabat. Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) Ke-118 ini juga diikuti oleh para Kasubbag dan CPNS KPU Kabupaten Cirebon di Pusjar SKTAN LAN Jatinangor Kabupaten Sumedang.

Semangat demokrasi mulai tumbuh dari bangku sekolah

CIREBON - Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kabupaten Cirebon, Apendi, SE., menjadi Pembina Upacara pada kegiatan KPU Goes To School di SMAN 1 Arjawinangun, Senin (18/05/2026). Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Apendi menyampaikan premis Socrates, tokoh filsuf asal Yunani. Menurut socrates, ada tiga jenis level manusia. Pertama manusia level bawah. Cirinya membincangkan tentang orang lain. level kedua adalah manusia menengah yaitu membincangkan peristiwan dan ketiga manusia level atas yaitu mendiskusikan tentang ide, gagasan. Dalam konteks di atas, Apendi mengajak civitas akademika khususnya para siswa untuk mendiskusikan tentang ide dan gagasan berkaitan dengan demokrasi elektoral khususunya bagi para pemilih pemula. Oleh karena itu, Apendi mengajak para siswa sebagai generasi muda dan calon pemilih pemula untuk mulai memahami pentingnya demokrasi, pemilu, serta peran anak muda dalam menentukan masa depan bangsa. “ Ketika kalian berusia 17 tahun, kalian bukan hanya menjadi pemilih pemula, tetapi juga menjadi penentu arah masa depan Kabupaten Cirebon dan Indonesia ". ujarnya Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk menjadi pemilih pemula yang,  mau belajar dan bertanya,  cerdas memilih informasi dari sumber yang benar, memilih dengan hati nurani dan akal sehat, dan tetap menjaga persatuan meski berbeda pilihan. Di era digital saat ini, literasi informasi dan bijak bermedia sosial menjadi bekal penting bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh hoaks maupun informasi yang menyesatkan.  Karena 10 hingga 20 tahun ke depan, Indonesia akan berada di tangan generasi hari ini. Generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga peduli terhadap demokrasi, persatuan, dan masa depan bangsa.

Mengawali pekan dengan semangat disiplin dan produktivitas

CIREBON - Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kabupaten Cirebon, Masyhuri Abdul Wahid, S.Sos., menjadi pembina apel pagi rutin, pada Senin (18/05/2026). Apel pagi diikuti oleh Ketua, Anggota, Sekretaris, para Kasubbag, serta seluruh staf sekretariat di Lingkungan KPU Kabupaten Cirebon. Dalam amanatnya, Masyhuri Abdul Wahid mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin dan menghindari kebiasaan menunda pekerjaan. Karena menunda pekerjaan bukan sekadar memindahkan tugas ke hari esok, tetapi juga bisa menjadi “tabungan masalah” yang berdampak pada pekerjaan lainnya.  “KPU bekerja secara simultan dan saling berkaitan. Satu pekerjaan yang tertunda dapat memengaruhi pekerjaan divisi lain. Maka, biasakan untuk segera mengeksekusi pekerjaan dan hindari budaya menunda,” ujarnya. Beliau juga membagikan beberapa kiat sederhana agar lebih produktif, di antaranya eksekusi tugas dalam 5 menit pertama, fokus bekerja dengan metode Pomodoro, menghindari distraksi saat bekerja, menentukan prioritas pekerjaan, dan memberikan self reward setelah tugas selesai. Pesan ini menjadi pengingat bersama bahwa kedisiplinan, manajemen waktu, dan tanggung jawab adalah kunci dalam membangun kinerja yang efektif dan profesional.  Mari awali hari dengan semangat baru, bekerja tepat waktu, fokus, dan penuh tanggung jawab demi pelayanan terbaik untuk demokrasi Indonesia.

Belajar Demokrasi Lewat Observasi dan Numerasi

CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon menerima kunjungan peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Cirebon dalam rangka pembelajaran tekstual observasi dan pengumpulan data yang berkaitan dengan angka serta dokumentasi data, pada Rabu (13/05/2026) bertempat di Ruang VIP KPU Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi peserta didik dalam memahami numerasi melalui kegiatan kokurikuler yang aplikatif, interaktif, dan dekat dengan kehidupan nyata. Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan wawasan mengenai data kepemiluan, proses pengelolaan informasi, serta pentingnya akurasi data dalam mendukung penyelenggaraan demokrasi yang berkualitas. Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, SH., didampingi Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Khairil Ridwan, SH., Sekretaris Yohanes Prieston, S.IP., MM., serta jajaran sekretariat menyambut baik kegiatan observasi ini sebagai bentuk edukasi demokrasi bagi generasi muda. Terima kasih kepada peserta didik Kelas X-6 Kelompok 2 SMA Negeri 2 Cirebon: Cantika Ayu Devi, Kalyani Aurum, Nadine Putri Oktaviani, Nizzar Al-Ghani, Revan Alvian, Rumaisha Almira Kilayamani, dan Sigit Prayoga Wiranata. Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang bermanfaat serta menumbuhkan semangat generasi muda untuk lebih peduli terhadap data, pendidikan, dan demokrasi.  

Membangun Demokrasi melalui Budaya dan Pariwisata

CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon dalam rangka memperkuat sinergitas kelembagaan, pada Rabu (13/05/2026) bertempat di Aula Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon. Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi untuk membangun pendidikan pemilih yang berkelanjutan dengan pendekatan yang lebih kreatif, inklusif, dan dekat dengan masyarakat. Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, SH., menegaskan pentingnya sinergi bersama pemerintah dan berbagai pihak dalam memperkuat sosialisasi serta pendidikan pemilih kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat adat dan komunitas budaya. Sementara itu, Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Masyhuri Abdul Wahid, S.Sos., menyampaikan bahwa pendidikan pemilih harus terus berjalan meskipun tidak sedang dalam tahapan pemilu maupun pemilihan. Berbagai event budaya, festival, hingga ruang publik dinilai dapat menjadi sarana strategis untuk menyampaikan pesan demokrasi kepada masyarakat. Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Khairil Ridwan, SH., juga menggagas konsep “Wisata Demokrasi ala Cirebonan”, yaitu penguatan pendidikan demokrasi berbasis budaya lokal melalui situs sejarah, wisata religi, dan nilai kepemimpinan para sesepuh Cirebon sebagai identitas demokrasi lokal yang khas. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon pun menyambut baik kolaborasi ini. Kepala Bidang Kebudayaan, R. Moh. Al Bana, S.Pd., M.Pd.I., serta Pamong Budaya Ahli Muda, Iman Hermanto, M.Pd., menilai bahwa seni, budaya, dan ruang-ruang publik dapat menjadi media efektif dalam menyampaikan pendidikan pemilih secara menarik dan komunikatif, khususnya bagi generasi muda. Demokrasi bukan hanya tentang memilih, tetapi juga tentang menjaga budaya, merawat partisipasi, dan memperkuat identitas daerah bersama masyarakat.  

Generasi Muda Cerdas, Demokrasi Berkualitas

CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon menggelar Goes to School dengan metode KPU Mengajar di SMAN 1 Plumbon pada Selasa, 12 Mei 2026. Selain itu rangkaian kegiatan lain juga digelar, yakni Layanan Pemutakhiran Data Pemilih oleh Divisi Rendatin KPU Kabupaten Cirebon dan Perekaman E-KTP oleh Disdukcapil Kabupaten Cirebon. Hadir sebagai narasumber, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kabupaten Cirebon, Masyhuri Abdul Wahid, S.Sos., didampingi Kasubbag Parmas dan SDM, Intan Sugihartini, SH., M.Si. Dalam materinya yang bertajuk “Demokrasi & Kedaulatan Rakyat”, disampaikan bahwa demokrasi menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Melalui Pemilu, setiap warga negara memiliki hak untuk menentukan arah masa depan bangsa secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.  Para siswa sebagai pemilih pemula juga diajak menjadi generasi yang cerdas, kritis terhadap informasi, serta menolak hoaks dan politik uang. Karena partisipasi aktif generasi muda dalam Pemilu merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan demokrasi Indonesia.   “Tanpa partisipasi rakyat dalam Pemilu, sebuah negara kehilangan legitimasi moralnya untuk memimpin.” Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat melalui sesi diskusi serta tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa dan siswi SMAN 1 Plumbon. 

🔊 Putar Suara