Berita Terkini

SMART YOUTH, SMART VOTE! Suara Muda Menentukan Masa Depan Demokrasi

CIREBON - Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, S.H., menjadi narasumber dalam kegiatan LET'S DEMOCRACY: Smart Youth, Smart Voice yang diselenggarakan oleh InterAksi secara virtual melalui Zoom Meeting pada Sabtu (06/06/2026). Kegiatan ini diawali sambutan oleh Co - Founder InterAksi, Hafiz Erlangga, yang mengajak generasi muda untuk memanfaatkan kesempatan belajar langsung mengenai penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada dari KPU Kabupaten Cirebon. Menurutnya, bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia menjadi peluang besar bagi anak muda untuk mengambil peran dalam menentukan masa depan bangsa. Selanjutnya, Ketua Pelaksana kegiatan, Naila Hasna, menyampaikan bahwa forum ini diharapkan menjadi ruang belajar yang nyaman, terbuka, dan interaktif bagi generasi muda untuk memahami demokrasi, meningkatkan literasi politik, serta mempersiapkan diri menjadi pemilih yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. Dalam pemaparannya yang bertajuk “Smart Youth, Smart Vote: Membangun Pemilih Muda yang Cerdas dan Partisipatif di Kabupaten Cirebon”, Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, SH., menegaskan bahwa generasi muda bukan hanya pewaris demokrasi, tetapi juga penentu arah demokrasi Indonesia. Menariknya, pada Pemilu 2029 mendatang sekitar 70% pemilih diproyeksikan berasal dari generasi muda. Artinya, keputusan dan partisipasi anak muda hari ini akan sangat menentukan masa depan bangsa. Di era digital, media sosial menjadi ruang penting untuk belajar dan berdiskusi. Namun, generasi muda juga perlu bijak dalam menerima informasi: cek sumber informasi, baca sampai tuntas, bedakan fakta dan opini, dan bandingkan dengan sumber lain. Karena prinsipnya sederhana: Saring sebelum Sharing! Selain itu, peserta juga diajak untuk menolak politik uang, meningkatkan literasi demokrasi, berpikir kritis, serta aktif berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Melalui berbagai program seperti KPU Goes to School, Podcast Demokrasi, Relawan Demokrasi, Sekolah Demokrasi, dan konten edukatif digital, KPU Kabupaten Cirebon terus mendorong lahirnya generasi pemilih yang cerdas, kritis, dan partisipatif. Kegiatan ini diikuti oleh anggota InterAksi Chapter Cirebon serta siswa-siswi SMA sederajat dari wilayah Cirebon dan sekitarnya. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hangat, aktif, dan penuh semangat.  

Sehat Hari Ini, Siap Mengabdi Esok Hari

CIREBON - Kesehatan adalah investasi terbaik dalam mendukung kinerja, produktivitas, dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu, KPU Kabupaten Cirebon bekerja sama dengan Rumah Sakit Sumber Hurip menyelenggarakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan (Medical Check-Up) pada Rabu (03/06/2026) bertempat di Aula Pangeran Walangsungsang KPU Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Cirebon, Sekretaris, para Kasubbag, serta seluruh ASN di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Cirebon sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Rumah Sakit Sumber Hurip atas kolaborasi yang terjalin dalam mendukung kesehatan jajaran KPU Kabupaten Cirebon. Beliau menegaskan bahwa kesehatan merupakan modal utama bagi penyelenggara pemilu yang memiliki ritme kerja tinggi, terutama saat menghadapi tahapan-tahapan kepemiluan yang menuntut kesiapan fisik dan mental secara optimal. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa di tengah padatnya aktivitas dan tanggung jawab pekerjaan, menjaga kesehatan tidak boleh diabaikan. Kepedulian terhadap kesehatan diri sejak dini merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas hidup dan keberlangsungan pengabdian. Sementara itu, dr. Hj. Eri Juhaeriyah, CPS., CSES., selaku Tim Dokter Rumah Sakit Sumber Hurip, mengajak seluruh peserta untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan rutin. Beliau menjelaskan bahwa berbagai penyakit seperti diabetes, gangguan ginjal, hingga penyakit jantung sering kali berkembang tanpa gejala yang disadari. Karena itu, deteksi dini melalui Medical Check-Up menjadi langkah penting untuk mencegah risiko kesehatan yang lebih serius. Menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan saat sakit, tetapi harus menjadi bagian dari budaya hidup dan budaya kerja yang sehat. Tubuh yang sehat akan melahirkan semangat kerja yang kuat, pelayanan yang prima, serta kinerja yang semakin berkualitas.  

Kolaborasi Kampus dan KPU: Membangun Generasi Pemilih Cerdas di Era Digital

CIREBON - Dalam upaya memperkuat pendidikan pemilih dan literasi demokrasi, KPU Kabupaten Cirebon resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Rabu (3/6) di Meeting Room Convention Hall UMC. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pendidikan pemilih yang lebih luas, khususnya bagi kalangan mahasiswa sebagai generasi yang akan menjadi motor penggerak demokrasi Indonesia di masa depan. Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, S.H., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan komitmen bersama dalam membangun pendidikan pemilih yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Generasi muda juga didorong untuk tidak apatis terhadap demokrasi, mampu memilah informasi di tengah derasnya arus digital, serta aktif menjadi bagian dari pengawasan publik yang konstruktif dan bertanggung jawab. Pada Pemilu 2029 mendatang, sekitar 70% pemilih diproyeksikan berasal dari generasi muda. Artinya, masa depan demokrasi Indonesia berada di tangan anak-anak muda yang cerdas, kritis, dan peduli terhadap bangsanya. Sementara itu, dalam sambutannya, Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan penyelenggara pemilu untuk melahirkan generasi muda yang kritis, inovatif, melek teknologi, dan memiliki kesadaran demokrasi yang kuat. Di era Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning saat ini, mahasiswa diajak untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, kreatif, dan beretika. Teknologi bukan hanya alat untuk belajar dan berinovasi, tetapi juga sarana untuk meningkatkan literasi politik serta membangun masyarakat yang semakin cerdas dalam berdemokrasi. Kegiatan dihadiri oleh Ketua KPU Kab. Cirebon, Esya Karnia Puspawati, SH.. didampingi Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Masyhuri Abdul Wahid, S.Sos., Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Khairil Ridwan, SH., Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Ujang Kusumah Atmawijaya, S.Pd.I, Sekretaris Yohanes Prieston, S.I.P., M.M., serta para Kasubbag dan staf ASN.  

Coktas Triwulan II: Mengawal Akurasi, Menjaga Integritas Pemilih

CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon sukses melaksanakan kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) Triwulan II Tahun 2026 pada Selasa (2/6/2026). Kegiatan lapangan ini difokuskan di wilayah Desa Sampiran dan Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Agenda ini merupakan bagian dari program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang bertujuan memastikan data pemilih selalu akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menariknya, kegiatan Coktas kali ini dikemas dengan cara yang unik dan berbeda. Tim KPU bergerak ke lokasi dengan mengendarai Cirebon Katon Tour On Bus. Penggunaan Katon Tour On Bus ini merupakan wujud nyata kerja sama strategis antara KPU Kabupaten Cirebon dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Cirebon. Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, SH., menjelaskan bahwa Coktas kali ini menyasar verifikasi data pemilih non-aktif berdasarkan data kependudukan yang belum diperbarui oleh masyarakat pemiliknya. “Jika datanya sesuai, maka tetap terdaftar sebagai pemilih. Namun jika tidak sesuai, maka akan dilakukan pencoretan dari daftar pemilih,” jelas Esya. Senada dengan hal tersebut, Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Cirebon, Khairil Ridwan, SH., menegaskan bahwa daftar pemilih yang valid adalah fondasi penting bagi terciptanya demokrasi yang berkualitas. Dalam pelaksanaannya, tim fokus melakukan verifikasi terhadap dua data anomali yang ditemukan sebelumnya. Setelah ditelusuri langsung ke rumah warga, tim di lapangan mendapati satu data pemilih baru dan satu data dinyatakan invalid (tidak ditemukan). Kegiatan krusial ini mendapat pengawasan langsung dari Bawaslu Kabupaten Cirebon. Anggota Bawaslu Kabupaten Cirebon, Maryam Hito, S.H.I., menyampaikan apresiasinya terhadap langkah proaktif ini. Hadir mendampingi dalam kegiatan, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Cirebon, Masyhuri Abdul Wahid, S.Sos., Sekretaris, Kasubbag, beserta Staf KPU Kabupaten Cirebon, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon serta Perangkat desa setempat.  

Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia

CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 pada Senin (01/06/2026) bertempat di Halaman Kantor KPU Kabupaten Cirebon. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, S.H., dengan diikuti oleh Anggota KPU Kabupaten Cirebon, Sekretaris, para Kasubbag, serta seluruh staf Sekretariat KPU Kabupaten Cirebon. Dalam amanatnya, Ketua KPU Kabupaten Cirebon membacakan pidato Kepala BPIP Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara atau hafalan semata, melainkan pedoman hidup yang harus hadir dalam setiap tindakan, sikap, dan keputusan kita sehari-hari. Dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menjadi pengingat bahwa keberagaman bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang menyatukan Indonesia dalam semangat persaudaraan, gotong royong, dan toleransi. Di tengah berbagai tantangan zaman, Pancasila tetap menjadi bintang penuntun yang menjaga Indonesia tetap kokoh, bersatu, dan berdaulat. Nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, musyawarah, serta keadilan sosial yang terkandung di dalamnya menjadi fondasi untuk membangun masa depan bangsa yang lebih maju dan beradab. Momentum ini juga menjadi ajakan bagi generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology—ideologi yang hidup dan diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, seperti menghargai perbedaan, menolak intoleransi, bijak bermedia sosial, serta aktif menjaga persatuan bangsa. Kita jadikan Hari Lahir Pancasila sebagai penguat semangat kebangsaan dan pengingat bahwa setiap langkah pengabdian yang kita lakukan harus berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila. Selama Pancasila hidup dalam hati rakyat Indonesia, selama itu pula Indonesia akan tetap kuat, bersatu, dan menjadi cahaya perdamaian bagi dunia.  

KPU Goes To School: Gen Z Cerdas, Demokrasi Berkualitas

CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan KPU Goes To School dengan metode KPU Mengajar di SMAN 1 Lemahabang pada Selasa (26/05/2026). Selain sosialisasi dan pendidikan pemilih, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan Pemutakhiran Data Pemilih sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala SMAN 1 Lemahabang, Nina Ernawati Purnamasari, S.Pd., M.M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas hadirnya program pendidikan pemilih bagi para siswa. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk membangun pemahaman generasi muda tentang nilai-nilai demokrasi dan asas pemilu LUBER JURDIL (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil). Hadir sebagai narasumber, Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, S.H., didampingi Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Masyhuri Abdul Wahid, S.Sos., Kasubbag Parmas dan SDM, Intan Sugihartini, S.H., M.Si., serta staf. Dalam materinya bertajuk “Demokrasi & Kedaulatan Rakyat”, Esya menjelaskan bahwa demokrasi adalah sistem yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Demokrasi bukan sekadar pemilu, tetapi juga tentang nilai moral, keadilan sosial, toleransi, musyawarah, serta partisipasi aktif warga negara dalam menentukan arah bangsa. Beliau juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia. Dengan dominasi pemilih muda pada Pemilu 2024, Gen Z dan milenial diharapkan menjadi pemilih yang cerdas, kritis, aktif, dan anti hoaks. “Tanpa partisipasi rakyat dalam pemilu, sebuah negara kehilangan legitimasi moralnya untuk memimpin.” Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat melalui sesi diskusi, tanya jawab, hingga proyek kolaboratif pembuatan poster kampanye demokrasi oleh para siswa. Beragam pesan kreatif pun disuarakan, seperti: - Jadi Pemilih Cerdas - Jangan Golput - Anti Hoaks - Ayo Datang ke TPS - Beda Pilihan Ga Papa Ko! Semangat generasi muda hari ini adalah harapan demokrasi Indonesia di masa depan.  

🔊 Putar Suara