Audiensi KPPI Dorong Keterwakilan Perempuan Dalam Pemilu 2024

Jakarta, kpu.go.id – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Evi Novida Ginting Manik menerima audiensi Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) di Ruang Rapat Gedung KPU, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Melalui audiensi yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB itu Ketua Umum KPPI, Dwi Septiawati menyampaikan Hasil Rekomendasi Rakernas I KPPI yang sebelumnya telah dilaksanakan.

Dalam Rekomendasinya, Dwi mengajak KPU bergabung dalam elemen kelembagaan yang mendukung 30 persen keterwakilan perempuan pada Pemilu 2024, seperti halnya Kemendagri, Kemen PPA, Puskapol UI dan Perludem.

“Kami ingin KPU pun termasuk elemen yang tergabung dalam spirit itu, minimal spiritnya sama bahwa 30 persen harus tercapai pada Pemilu 2024. Berikutnya juga sedang mencanangkan grand desain pencapaian keterwakilan perempuan 30 persen di 2024 bahkan Planet 50:50,” ungkap Dwi.

Dwi berharap KPU dapat menyelaraskan komitmen tersebut dalam regulasi teknis sesuai dengan tugas dan fungsi kelembagaan KPU sebagai penyelenggara pemilu.

Senada dengan semangat KPPI, Evi yang juga merupakan satu-satunya Komisioner KPU perempuan periode 2017-2022 juga terus mendorong keterwakilan perempuan pada pemilu. Evi melihat trend keterwakilan perempuan dalam pemilu terus meningkat, dibanding Pemilu 2014, pada Pemilu 2019 keterpilihan perempuan meningkat signifikan.

“Kalau dari sisi KPU kita sudah buat dalam peraturan-peraturan KPU kita yang terkait penyelenggaraan pemilu 2019 ini sudah lebih maju dari yang sebelumnya tentu yang sebelumnya sudah maju tapi kita berikan tambahan tentang keterpilihan perempuan kalau calonnya ternyata tinggal 1 kemudian diberikan kepada perempuan,” tegas Evi.

Selain itu, Evi menambahkan dalam tahapan pencalonan, aturan zipper ditegakkan dengan sangat ketat. “Kami juga berharap aturan kepengurusan partai politik juga diatur dalam undang-undang kewajiban untuk 30 persen perempuan bukan hanya tingkat pusat tapi provinsi dan kabupaten kota juga,” sambung mantan Ketua KPU Kota Medan itu.

Lebih lanjut, Komitmen tersebut nantinya akan dituangkan dalam perjanjian yang akan ditandatangani KPU dan KPPI. (Hupmas KPU RI Bil/foto: Dosen/ed diR)

Sumber : kpu.go.id

You may also like...